Hhh … mau nulis di blog saya yang satunya tapi kok koneksi ke wordpress lemot amit hari ini. Yah, sementara ditulis di sini saja deh hehehe.
Beberapa hari yang lalu saya menerima laporan dari salah satu klien bahwa salah satu aplikasi tidak bisa diakses ketika jumlah user yang melakukan koneksi dengan aplikasi itu meningkat. Error yang muncul menunjukkan bahwa PHP tidak dapat melakukan koneksi pada server database, dengan kata lain “servernya KO mendadak”. Well, melihat bahwa spesifikasi server tersebut cukup aduhai, saya jadi bingung seketika … what the h*ll is happened here … and time is ticking while that user still waiting for an answer (and solution) …
Buka konsole, remote login ke sana dan saya coba restart mysql, sepertinya masalah selesai … tetapi beberapa saat kemudian muncul masalah yang sama. Saya check di list aktivitas mysql dan wallaa … saya menemukan beberapa user aneh yang terdaftar dalam antrian penggunaan server, kira-kira seperti ini bentuknya :
|**4*|*unauthenticated*user*|*x.x.x.x:x*|*NULL*|*Connect*|*NULL*|*login*|*NULL*|
|**5*|*unauthenticated*user*|*x.x.x.x:x*|*NULL*|*Connect*|*NULL*|*login*|*NULL*|
|**6*|*unauthenticated*user*|*x.x.x.x:x*|*NULL*|*Connect*|*NULL*|*login*|*NULL*|
Dan jumlah “unauthenticated user” ini terus menerus bertambah. Humm, ada yang aneh di sini pikir saya. Segera mengeluarkan jurus google dan menemukan jawaban dari halaman ini.
Dari halaman itu dikatakan bahwa ketika suatu koneksi dilakukan ke MySQL, maka akan dilakukan dua kali pengecekan koneksi yaitu reverse lookup dan forward lookup. Reverse lookup adalah pengecekan terhadap hostname dari klien yang mencoba melakukan koneksi. Nah pengecekan ini sangat bergantung pada DNS server yang alamatnya terletak di /etc/resolv.conf. Pada dasarnya tidak akan terjadi kesalahan di sini, kecuali DNS server yang diberikan salah atau tidak dapat dihubungi. Jika DNS server tidak dapat dihubungi, nah maka akan muncul “unauthenticated user” yang mengindikasikan bahwa sang “unauthenticated user” tersebut menunggu hasil pengecekan.
Nah, ternyata dari sinilah semua keanehan ini berasal. Selidik punya selidik, ternyata alamat DNS yang diberikan tidak valid. Wahahaha, segera saya ubah menjadi alamat DNS yang valid dan … walaa, hilang semua masalah. Tidak ada lagi unathenticated user yang bermasalah.
Humm sebagai tambahan, ternyata semua server yang ada di klien kami itu salah semua DNS-nya, dan segera setelah diberikan alamat yang benar, maka keluhan akses yang lambat seharusnya menjadi hilang (setidaknya itu dugaan saya, karena tidak ada laporan lagi ^^)
Okay, semoga posting kali ini menjadi posting yang berguna ^^