December Rain

Akhirnya jogja hujan lagi, memang tidak sesering yang kuharapkan, tapi setidaknya sedikit membuat sejuk kota Jogja.

…. hhh ….

Sepertinya akhir datang lebih awal dari yang kuduga. Semoga saja aku bisa bertahan dengan perasaan aneh yang selalu saja muncul setiap kali akhir itu datang. Yah … aku hanya bisa mencoba untuk menguasai diriku dan menjadi lebih baik saja …

*here in the midnight, hopin you happy with it* ^^

Posted: December 6, 2006 Comments (2)

Celeron M Sucks?? Wait a sec ….

Beberapa hari ini saya cukup bingung menjadi penasihat pembelian notebook untuk seorang teman. Pada awalnya dia sudah berketetapan untuk membeli notebook dengan prosesor Celeron-M saja (kelas 380 keatas), namun beberapa omongan orang-orang di sekitarnya cukup membuat gundah. Bagaimana tidak, semua orang kecuali saya berkata bahwa Celeron-M jelek dan sebaiknya beli yang Pentium-M saja, dengan alasan performa dan lain sebagainya. Saya jadi pusing mendengar hal ini, dan sedikit penasaran juga mendengarnya. Alhasil, Google menjadi sarana saya menuangkan rasa penasaran ini … okay, hasil pencarian di Google dan situs Intel memberikan saya beberapa pencerahan soal perbandingan antara Celeron-M dan Pentium-M … inilah hasil penyelidikan saya …

Celeron memulai debutnya sekitar tahun 1998 sebagai prosesor murah alternatif kelas Pentium (kalau nggak salah pas jaman itu Pentium-II memulai debutnya juga). Sebagian besar orang dengan pertimbangan budget mulai membelinya dan segera sadar bahwa memang Celeron produk yang sangat2 jelek pada waktu itu. Performa yang rendah segera membuat Celeron menerima stempel “JELEK”. Well, itu dulu sekali … sudah 8 tahun berlalu sejak saat itu dan sekarang bagaimana dengan performa Intel Celeron-M??

Dari situs Intel, saya mencoba membandingkan antara Celeron-M, Pentium-M, dan juga iseng-iseng berhadiah dengan Core Duo. Anda bisa melihat lebih jauh untuk seri yang lain di situs-situs yang saya berikan di link bawah, namun untuk saat ini saya coba ambil sample Celeron-M seri 420 (yang akhirnya setelah pertimbangan sangat matang diputuskan untuk dibeli oleh teman saya), Pentium-M 730 (prosesor milik notebook saya), dan Core Duo T2400 (milik notebook Fedy). Ah well, terlepas dari slock speed lho ya ^^ … Berikut adalah cuplikan datanya :

Prosesor Arsitektur Cache Speed FSB SpeedStep
Celeron M 420 65 nm 1 MB L2 1.60 GHz 533 MHz No
Pentium M 730 90 nm 2 MB L2 1.60 GHz 533 MHz Yes
Core Duo T2400 65 nm 2 MB L2 1.83 GHz 667 MHz Yes

Okay … kalau dilihat dari perbandingan di atas, justru Celeron-M lebih menang di sisi arsitektur. Humm, to be honest saya tidak begitu mengerti mengenai perbedaan 90nm dan 65nm, tapi sepertinya impact-nya pada ukuran, bobot, dan penggunaan energinya. Kemudian untuk L2 cache, memang bukan rahasia umum lagi kalau Celeron memang “selalu” menggunakan cache setengah dari yang ada pada board-nya (lihat gambar). Memang sedikit berefek pada kecepatan, tapi percaya saja kalau anda hanya menggunakan notebook untuk kuliah sehari-hari (yeah dan mungkin Matlab, Compiler, dsb dsb) tidak akan terasa terlalu besar.


diambil dari http://www.tabletpcreview.com/?newsID=178

Kita lewati untuk FSB dan Clock speed, langsung menuju ke SpeedStep. SpeedStep merupakan salah satu teknologi Intel yang mengijinkan prosesor untuk mengatur Clock Speed sesuai dengan sumber tenaga yang ada (sumber: Intel) Misal jika sumber tenaga berupa baterai, maka prosesor akan menurunkan kecepatan menjadi lebih kecil sehingga lebih hemat. Nah, pertanyaan untuk anda adalah, apakah anda akan sering menggunakan notebook anda jauh-jauh dari colokan listrik? Jika iya, memang mungkin anda akan membutuhkan Pentium M (yang setahu saya untuk kelas notebook mid-user baterainya minimal sanggup bertahan 2,5 jam). Namun jika anda tidak terlalu sering jauh-jauh dari colokan, kenapa tidak menggunakan Celeron saja? Dengan berhemat sekian ratus ribu, anda bisa membeli RAM tambahan atau hardisk eksternal.

Inti permasalahan, performa … Okay, jujur saya belum bisa menemukan perbandingan yang cocok untuk ketiga prosesor ini, tapi saya menemukan arsip lama di sini, yang mengatakan bahwa untuk kelas Celeron M 1,3G dan Pentium M 1,4G perbedaan yang didapat tidak terlalu besar. Anda bisa lihat sendiri grafiknya di sana (saya nggak pernah make SiSoftSandra, jadi mending tidak berkomentar deh ^^)

Nah … masih mengatakan bahwa Celeron M jelek? Well … memang keputusannya ada pada anda. Saya hanya seseorang yang masih awam di bidang hardware yang mencoba untuk memberikan sedikit informasi. Tapi yang jelas, sepertinya teman saya tidak salah pilih dengan Benq R41E (hemm, bahkan sepertinya Compaq M2232 gw kalah jauh deh T_T). Semoga yang kukhawatirkan tidak terjadi …

— end of story —

Bahan :
http://www.intel.com/products/processor_number/chart/pentium_m.htm
http://www.intel.com/products/processor_number/chart/celeron_m.htm
http://www.intel.com/products/processor_number/chart/coreduo.htm
[Link dipendekkan dengan alasan lebar halaman]
http://www.tabletpcreview.com/?newsID=178
http://www.computing.net/cpus/wwwboard/forum/10977.html

Posted: December 5, 2006 Comments (13)