It’s Not Easy

Dapet dari blog Elva

bayangkan suatu hari kau akan melintasi dua rel kereta api, yang satu masih aktif sedangkan yang lain tidak dipakai lagi..saat itu sekelompok anak bermain di atas rel yang aktif itu sedangkan hanya seorang anak yang main di rel yang satunya.tiba-tiba dari kejauhan kau melihat kereta api yang akan melintasi rel aktif tersebut..tidak ada cukup waktu untuk menyelamatkan anak-anak tersebut kecuali dengan memindahkan rel kereta yang tidak aktif karena tombol pemindah rel ada di depanmu..dan kau harus memilih mengorbankan nyawa satu anak dengan memindahkan kereta atau membiarkannya..

secara logis dan standar moral yang berlaku di masyarakat akan lebih baik mengorbankan 1 nyawa untuk menyelamatkan banyak nyawa..tapi tidakkah terpikir bahwa hanya satu orang anak yang berhak untuk hidup karena ia memilih rel yang aman, layakkah ia dikorbankan?

Humm … easy huh???

Posted: November 10, 2006 Comments (4)

Harder Each Day

Haluuu semua, hemm bertanya-tanya kenapa saya tidak blogging akhir-akhir ini (baca: sudah lama sekali), hehhee maap, soalnya sebenernya bahan buat ditulis itu banyak dan bejubel-jubel, tapi entah kenapa niatan untuk menulis masih sangat kurang sekali …. sampai beberapa hari lalu Rio mengirim mail dengan salah satu isinya “Blog loe tuh di update..!” …. kikikikik, iya neh gw isi deh … ^^

Mulai bulan ini tanggung jawab yang ada di pundak gw bertambah. Sebuah tantangan baru untuk melakukan hal yang lebih baik dan bertanggungjawab ada di depan mata. Well, masih banyak yang harus dipelajari memang, apalagi menyangkut desain sistem, rupa-rupa teknologi, dan muacam-muacam lageh … hhh, rasa-rasanya akan menyenangkan, tapi tidak tahu akan dimulai dari mana … Semoga saja saya tidak memberikan kesan negatif buat orang-orang yang sudah memberikan kepercayaan tersebut ….

Lanjut, sebelum telat (atau sudah telat?? Ah well) saya mau ngucapin Met Idul Fitri untuk anda-anda yang merayakan, mohon maap lahir batin yah … Lebaran kemarin cukup menyenangkan (baca: melelahkan), meskipun saya tidak merayakan dan aktifitas-aktifitas saya tidak berhubungan dengan lebaran itu sendiri. Dimulai dari perjalanan mudik yang “sempit” soalnya duduk di sebelah ibu-ibu gemuk yang ngabisin 3/4 kursi dan baru bisa tidur nyenyak setelah ibu itu turun di Nganjuk. Tour lanjut di Surabaya dengan rekreasi ke Dunia Es Surabaya (ini mirip dengan Bandung Bersalju-nya oom Pri). Hehehe, akhirnya dalam hidup ini saya bisa merasakan berada di dalam suhu -18 dan -15 derajat Celcius, meluncur di lapisan es, mainan salju dan merasakan seolah-olah sedang winter di Korea (yeah yeah yeah!!!!!).

Tour Lebaran lanjut setelah pada Minggu malam saya *akhirnya* pulang ke Lawang, pada Senin pagi saya ikut acara temu pemuda gereja di Institut Theologia Aletheia Lawang selama 4 hari. Hehehe, banyak sekali yang saya dapat dari acara ini, mulai dari pembentukan pola pikir, masukan-masukan berharga, dan yang sudah tentu adalah berkenalan dengan teman-teman dari kota lain (yeah, saya tahu apa yang ada di pikiran kalian!!!! Hihihi, lumayan lah, dapet 8 inceran *lhoh* ^^). So, kalau mau dihitung dari saya mudik hari Sabtu malam, baru hari Kamis sore saya berada di rumah untuk beneran pulang …. hehhee …

Lanjut lagi setelah itu sama Andi, pacarnya Andi, dan Lintunk kami ngikutin acara nikahan Toni. Weleh, bener deh hari itu sungguh melelahkan. Soalnya kami tidak memiliki angkutan apapun, jadi ke mana-mana pake angkot. Humm paling parah adalah ketika saya dan Andi naik angkot yang *harusnya* menuju terminal, tapi pake acara muter-muter entah ke ujung kota Malang yang mana lagi dan baru sekitar 1,5 jam kemudian kami sampai di tujuan (padahal setelah diselidiki kalo pake angkot jurusan lain, cukup 20 menit).

*Cukup* … nggak usah banyak-banyak deh ceritanya, udah pagi soale …. saya mau pulang dulu, mandi, minum kopi sedikit, lalu berangkat bekerja lagi. Lot to do and learn today huehuehue …

God Bless You Guys ….

Posted: November 3, 2006 Comments (1)