Membesarkan Swap (WoW!!!)
Senin kemarin saya agak dibuat pusing oleh tingkah laku notebook saya. Setiap kali membuka aplikasi Java dibarengi dengan melakukan fetching query > 10000 data lewat mysqlcc pasti saja hang. Beruntung suhu Toni memberikan sebuah solusi yang cukup menyenangkan, dengan memperbesar swap memory yang dipakai. Wedew, pada awalnya yang ada di bayangan saya adalah melakukan repartisi dan resize swap partition yang sudah ada, dan ternyata tidak demikian. Caranya adalah dengan membuat sebuah file berukuran besar dan kemudian memperlakukannya sebagai swap partition. Okay … caranya adalah sebagai berikut:
supaya enak mending login ke root saja, jadi gak perlu banyak-banyak “sudo”
~$sudo su
Kemudian buat file kosong dengan nama swap.swp (letaknya di / ) dengan ukuran 500M (sesuai kebutuhan kita, bs menunjukkan satuan ukuran dan count menunjukkan jumlah pengalinya)
~$dd if=/dev/zero of=/swap.swp bs=1M count=500
Dengan file yang sudah ada itu, kita bikin dia menjadi swap file
~$mkswap /swap.swp
Supaya swap itu aktif di awal boot, maka perlu di-mount ketika boot. Kita edit dulu /etc/fstab untuk melakukan hal ini secara otomatis.
~$vi /etc/fstab
Lalu isikan baris berikut di bagian terakhir
/swap.swp none swap sw 0 0
Terakhir … aktifkan semua swap yang ada (termasuk yang tadi dan yang sudah ada)
~$swapon -a
There you do … bisa di-check dengan:
~$free
Dan ini hasil dari “free” saya:
alvonsius@gosonx:~$ free
total used free shared buffers cached
Mem: 507496 499472 8024 0 16864 124168
-/+ buffers/cache: 358440 149056
Swap: 809120 138964 670156
Angka 809120 menunjukkan total swap yang ada di notebook saya. Lumayan lah, sekarang agak lebih cepat sedikit. Untuk lebih menaikkan performa bisa dilakukan dengan menaikkan tingkat swappiness-nya. Lebih jelas tentang swappiness ini dapat dilihat di halaman ini.
Selamat berpesta …

Performa yang dihasilkan dari peningkatan vm.swappiness adalah relatif (tebakan saya). Harapannya adalah memory hanya terpakai aplikasi-aplkasi yang sedang aktif kita pakai saja. Worst case adalah tebakan kita meleset dan apliaksi-plaiaksi itu memorynya ter-swap ke permanent storage dan menimbulkan overhead IO. Performa pun akan turun. Best case, performa agak menurun karena preferensi untuk swap lebih tinggi. Namun, resiko hang bisa direduksi karena sebgian memory yang dipakai oleh aplikasi akan di-swap ke permanent storage. Begitu lah tebakannya
.
Untuk mesin yang hanya punya memory kecil, mungkin bisa membantu. Better be slow than having hang nightmare
Disclaimer: ini hanya tebakan, CMIIW
Comment by toni — April 12, 2006 @ 10:29 pm
Moga2 berguna di masa depan nih! Thanks!!!
Comment by Eko SW — January 16, 2007 @ 3:24 am